Sunday, February 24, 2008

Kiat beli mobil bebas panik

NYAMAN DI MOBIL, NYAMAN DI DOMPET:Kiat beli mobil bebas panik

"…Gile Bo.. Seksi amat tuh …!" Teriak si Djamal dilanjutkan dengan berdecak kagum dan melotot ke satu arah. Teman-teman jalan barengnya –all the boys- langsung nyambung: "Mana..mana..??" Sambil menunjuk dan masih terus melotot, Djamal berceloteh lagi:" Itu tuh yang parkir di pojok situ .. Jauh lebih seksi dari Britney Spears!"

…..Ooo, rupanya yang dimaksud bukan wanita, tetapi sebuah mobil sport berwarna merah mányala yang `mejeng' di lokasi strategis di tempat parkir sebuah gedung di kawasan pusat distrik bisnis. Dan, asal tahu saja, all the boys yang dimaksud, bukan gank-nya anak-anak remaja, melainkan bapak-bapak yang umurnya sudah kepala 3 dan 4.

Di jaman moderen ini, mobil sering bukan lagi dianggap sebagai kendaraan saja, tetapi bagi banyak kalangan, seolah-olah telah menjadi satu pribadi dan sering dipandang sebagai simbol status. Pendeknya: You are what you drive! Di satu sisi, mungkin fenomena ini merupakan salah satu indikator `keberhasilan' iklan perusahaan otomotif. Di sisi lain, keterlibatan emosional yang terlalu berlebih dalam memilih mobil bisa berdampak negatif bagi kondisi keuangan keluarga.

Situasi ini lebih diperparah lagi dengan adanya kemudahan mendapatkan pinjaman untuk membeli mobil. Suku bunga di Indonesia sudah relatif rendah dibandingkan pada saat krisis, dan bahkan juga dibanding sebelum krisis. Saat ini, suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia) bertengger pada single digit sekitar 8% per tahun. Banyak bank menawarkan kredit mobil dengan bunga rendah bahkan bersubsidi, sebesar kurang dari 10% flat per tahun. Beberapa di antaranya bahkan menawarkan bunga 0% selama periode promosi tertentu. Karena terlalu terpengaruh impulse emosional, banyak orang melupakan sisi rasional dampak pembelian mobil. Pembelian mobil, baik secara tunai maupun kredit, membawa konsekuensi munculnya biaya lain, seperti kebutuhan biaya operasional dan perawatan selama memiliki kendaraan tersebut, serta biaya asuransi. Oleh sebab itu, perlu dipertimbangkan secara rasional apakah biaya tambahan tersebut bisa dibenarkan setelah memperhitungkan manfaat yang diperoleh.

Pertimbangan berikutnya adalah kemampuan keuangan kita: apa sudah punya cukup dana awal untuk pembelian dan dana di masa depan untuk biaya-biaya selama kepemilikan mobil? Tambahan pula, kalau anda berencana membeli dengan cara kredit, jangan lupa mempertimbangkan kemampuan keuangan keluarga anda dalam membayar cicilan.

Bila Anda memiliki duit cukup untuk membeli mobil secara tunai, belum tentu hal ini merupakan pilihan yang paling menguntungkan. Satu hal penting yang sebaiknya Anda pertimbangkan adalah tingkat suku bunga dan tingkat keuntungan investasi yang bisa Anda dapat. Bila tingkat keuntungan investasi yang bisa Anda lakukan lebih tinggi dari tingkat suku bunga kredit mobil, maka sebenarnya membeli mobil dengan tunai bisa dibilang merugi. Demikian juga sebaliknya. Contoh, Anda memiliki uang tunai sebesar Rp 150 juta dan cukup untuk membeli mobil yang Anda inginkan dengan tunai. Bila bunga kredit saat ini sekitar 10% pertahun. Anda akan lebih beruntung bila Anda menempatkan dana yang Anda miliki dalam investasi yang berisiko rendah dan memberikan tingkat suku bunga lebih tinggi dari tingkat bunga kredit. Misalkan anda memiliki bisnis yang perlu ekspansi dan akan mendatangkan keuntungan sekitar 25% per tahun. Uang Rp 150 juta tersebut lebih baik digunakan untuk investasi bisnis dan anda
membeli mobil dengan kredit. Dengan begitu Anda mendapatkan keuntungan dari selisih imbal hasil investasi dengan bunga kredit, yaitu sekitar 15% per tahunnya.

Bila Anda memutuskan untuk membeli dengan cara kredit, minimal ada tiga faktor yang harus dipertimbangkan untuk melangkah lebih lanjut. Pertama, Pilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Memilih jenis mobil yang dibutuhkan -bukan hanya diinginkan- merupakan langkah awal yang harus dipikirkan dan disetujui bersama. Setiap individu dalam keluarga bisa memiliki kriteria yang berbeda-beda, atau prioritas / preferensi berbeda terhadap kriteria yang sama. Contoh kriteria misalnya: harga maksimum, jenis kendaraan (sedan, minibus, jip, minivan, dan lain-lain), kapasitas tempat duduk, efisiensi bahan bakar, jenis bahan bakar (solar, premium, pertamax, atau pertamax plus), kemudahan ketersediaan suku cadang, harga suku cadang, kemudahan menjual kembali, besar penurunan harga jual kembali, ketersediaan garansi, ketersediaan bengkel resmi, dan lain- lain. Perlu diperiksa apakah kriteria itu memang merupakan kebutuhan dan harus ada (must have) atau sekadar keinginan dan tidak wajib ada (nice to have). Sebaiknya pilihan ini didiskusikan bersama dengan anggota keluarga lainnya. Dengan demikian, keputusan pembelian mobil akan menjadi keputusan bersama sehingga menyenangkan semua anggota keluarga.

Kedua, Bandingkan harga dari beberapa sumber. Setelah anda memutuskan jenis mobil yang diinginkan, maka langkah berikutnya adalah mencari tahu berapa harga terbaik yang ditawarkan. Untuk perbandingan ini, diperlukan pengumpulan informasi dengan menanyakan ke beberapa dealer yang mengeluarkan jenis mobil yang Anda inginkan. Iklan baris, brosur, dan telepon merupakan sarana yang penting digunakan untuk tujuan ini. Perlu juga diperiksa harga yang ditawarkan mencakup apa saja. Ada dealer yang memberikan harga off-the-road, ada pula yang on-the road. Harga off-the-road belum termasuk macam-macam biaya administrasi dan pajak. Harga yang berbeda bisa juga karena perbedaan fitur yang ditawarkan. Ada fitur yang bisa esensial bagi banyak orang, misalnya adanya AC, radio, tape / CD player, dan lain- lain. Ada pula fitur yang hanya sekadar pernik-pernik, misalnya tambahan variasi bumper belakang, bentuk lampu, velg racing, dan lain-lain. Logisnya, kita harus memprioritaskan fitur yang esensial. Fitur yang non-esensial seringkali dapat kita minta untuk bonus pembelian.

Ketiga, Siapkan DP dan cicilan bulanan sesuai dengan kemampuan keuangan. Pembelian mobil dengan kredit memerlukan uang muka atau down payment. Besar uang muka ini pada umumnya berkisar antara 20- 30% dari harga mobil. Contoh saja, bila harga mobil yang Anda inginkan Rp 200 juta maka diperlukan dana sekitar 40-60 juta sebagai uang muka. Keperluan ini belum termasuk biaya administrasi, asuransi, dan biaya-biaya lainnya. Pertimbangan selanjutnya bisa dilihat di box "Tips Membeli Mobil dengan KPM." Hey boys (well…actually men), grow up. We are much more than what we drive!

Tips Membeli Mobil dengan KPM

  1. Tentukan jenis mobil yang dibutuhkan.
  2. Tentukan harga mobil maksimum sesuai kemampuan keuangan keluarga.
  3. Siapkan uang muka yang dibutuhkan (sekitar 30% dari nilai mobil).
  4. Tentukan jangka waktu kredit dan besarnya cicilan bulanan yang sanggup Anda bayar dalam jangka panjang
  5. Cari tahu institusi yang memberikan kredit sejumlah yang anda inginkan dengan suku bunga terendah.
  6. Periksa syarat-syarat pelengkap.
  7. Siapkan berkas-berkas dokumen pendukung yang dibutuhkan
    (fotokopi KTP, slip gaji, laporan rekening tabungan bulanan, dan
    lain-lain).
  8. Cari mobil sesuai yang diputuskan semula dengan harga paling kompetitif
  9. Ajukan permohonan kredit
  10. Tanda tangani kontrak kredit dengan institusi yang mengeluarkan KPM
  11. Sisihkan pendapatan bulanan sesuai yang direncanakan untuk pembayaran KPM
  12. Rawat mobil Anda secara teratur dan jaga hubungan baik
    dengan kreditur

Sumber: Roy Sembel, dkk. 2003. Smart Saving and Borrowing for Ordinary Family. Elex Media Komputindo, Jakarta.

Friday, February 22, 2008

Koleksi Photo Kebesaran Alloh SWT (update)

Koleksi Photo Kebesaran Alloh SWT (update)
dari berbagai sumber
www.dudung.net

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa
sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
[QS. Al- Fushshilat]

Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit demi sedikit dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan pada koleksi di bawah ini, silahkan beri komentar anda !. Mohon bersabar apabila agak lambat, karena fotonya ditampilkan semuanya.. :)

Gambar lainnya bisa dilihat di http://www.islamcan.com/miracles/index.shtml


LEBAH YANG MENULIS "ALLAHU"
(Those who are familiar with Arabic will easily be able to identify what this beehive spells - "Allahu")


Akan terlihat dengan jelas lafal "Allah" pada batu permata tersebut bila disinari dengan cahaya


Mawar Merah di Angkasa
"Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak"
(Ar-Rahman: 37)

Gambar di atas adalah gambar ledakan bintang di angkasa yang diperoleh NASA dengan Teleskop yang sangat canggih.
Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas



POHON YANG SEDANG RUKU

This is a recently discovered phenomenon in a forest near Sidney. As you can see, the bottom half of the tree trunk is bowed in such a way that it resembles a person in a posture of Islamic prayer - the 'ruku'. Looking closer you can see the 'hands' resting on the knees. the most amazing thing is that the 'man' is directly facing the Kaaba, Mecca which is the direction Muslims all over the world face when in prayer.


Sesungguhnya ALLAH Maha berkuasa dan dapat menjadikan apa saja yang pernah ataupun tidak pernah terfikir oleh manusia.Ini merupakan keajaiban alam ciptaan ALLAH.


THE FISH TESTIFIES THE PROPHET (S.A.W)
The story of the fish began when Mr. Goerge Wehbi, a Christian Lebanese, was practicing his fishing hobby, in Dakar Senegal (the Capital of West Africa). He caught many fish. When the went home his wife saw among them a strange fish about 50cm length, with some arabic writing on it. He took it to Sheikh al-Zein, who read clearly what was writen in a natural way. That could not be done by a human being, but rather a Godly Creation which the fish was born with. He read "God's Servant" on its belly and "Muhammad" near its head, and "His Messenger" on its tail


LAA ILAA HA ILLALLAH WRITEN IN BRANCHES
One brother on Germany wrote and sent this photo. "The branches clearly say in Arabic that- There is no god but Allah. This is said to be a scene on a piece of cultivated farmland in Germany. Many Germans have been said to have embraced Islam upon seeing this miraculous sight and that the German government put steel fences around the part of the farm to prevent people from visiting and witnessing this miraculous site"

Lapadz "Alloh" yang terbentuk di telingan seorang bayi

Awan yang membentuk Lapadz "Alloh", kejadian ini diabadikan oleh seseorang di Mekkah

MEKKAH BERKILAU --Ini adalah hasil pencitraan dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang 'diintai' oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan. Terlihat di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara bangunan di sekitarnya tampak lebih gelap. Subhanallah. (NASA Astronomy Picture of The Day) (sumber : http://www.spaceimaging.com/gallery/ioweek/archive/01-12-09/index.htm)


MOSQUE STILL STANDS AFTER EARTQUAKE IN TURKEY
A mosque still stands amidst the rubble of collapsed buildings in this aerial view of a neigborhood in the western Turkish town of Golcuk, 60 miles east of Istanbul, August 19, 1999. The death toll from western Turkey's worst recorded eartquake surpassed 6,000, as hope waned of finding any of the thousands still missing under the mountains of rubble.




Menurut pemiliknya kalau dilihat dari dekat Gambar di atas
menunjukkan kalimah "Lailahaillah" terbentuk pada seekor ikan

sumber asli bisa dilihat di sini

Karena Wanita Ingin Dimengerti

Pernah-pernik kisah kehidupan berumah tangga kadang membuat saya sedih, tapi banyak juga yang membuat saja tersenyum ketika membaca atau mendengarnya. Seperti Ibu saya. Pernah suatu ketika ayah saya sedikit marah kepada Ibu saya. Ibu saya tak mau berkomentar atau membalas dengan kemarahan serupa. Hanya saja, langsung masuk ke kamar dan menangis sejadinya. Kalau sudah begitu, ayah saya luluh juga, kemudian minta maaf karena mungkin telah berlaku kasar atau marah yang kadang hanya karena persoalan sepele saja. Untuk mereka berdua, salam cinta, semoga dirumah baik-baik saja

Ada cerita dari dosen dan juga "guru mengaji " saya. Suatu ketika istrinya bepergian untuk urusan tertentu dan sang suaminya belum berkesempatan menemani karena alasan kesibukan. Perjalanan cukup jauh dan melelahkan. Dalam kondisi seperti itu, istrinya ingin sekali mendapatkan hiburan dari suaminya. Yah, sebuah SMS menanyakan kabarnya cukuplah. Tapi itu tidak dilakukan oleh suaminya. Dan tentu saja, istrinya bete. "Suamiku tega sekali, nggak khawatir apa dengan diriku" begitu kira-kira.

Setelah urusan selesai, pulanglah sang istri ke rumah. Mengucapkan salam lantas masuk kerumahnya. Apa yang terjadi, ternyata suaminya biasa saja. Tak mengekspresikan rasa kangennya kepada istrinya. Dan bagi istrinya, ibarat sebuah pertandingan, itu merupakan pukulan telak, kecewa..kecewa. Awalnya suaminya cuek saja. Tapi pada akhirnya dia menyadari bahwa sikapnya kurang benar. Ya, setidaknya membukakan pintu dan tersenyum sambil basa-basi menanyakan apakah perjalanannya baik-baik saja itu cukup. Tapi sayang, hal itu tak dilakukannya. Dia baru sadar ketika melihat gelagat istrinya yang lagi benar-benar BT alias butuh tatih tayang….

Ada juga kisah imajinatif yang inspiratif….tentang ayam dan bebek.

Suatu ketika sepasang pengantin baru berjalan-jalan menikmati indahnya perkampungan yang masih belum tersentuh bising dan aroma kota. Ketika mereka bercanda, tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan "Kuek.kuek..kuek"

"Dengar sayang, ada ayam" kata istrinya

"bukan..bukan, itu suara bebek" kata suaminya.

"nggak, itu suara ayam" istrinya bersikeras.

"istriku..itu suara bebek, suara ayam itu bunyinya kukururyuuuuk, kalau bebek itu ya kuek..kuek..kuek, nah itu bebek sayang, bukan ayam "kata suaminya mencoba menjelaskan.

"Nggak, aku yakin itu suara ayam" kata istrinya

"Sayang, itu bebek, kamu ini..kamuuuuuuuu" suaminya agak kesal

seketika itu basahlah pipi istrinya, dia menangis sambil tersendu tapi tetap berkata.

"Aku yakin itu ayam, bukan bebek" masih kata istrinya.

Kemudian sang suami sadar tak mau ribut lagi dan berkata.

"Ya kamu benar sayang, itu suara ayam" kata suaminya bersamaan dengan suara dari kejauhan ..kuek..kuek..kuek..

Kadang seorang suami memang perlu bersikap demikian. Untuk sesuatu yang kecil dan sepele tak perlu terlalu diributkan. Yang terpenting adalah membangun keharmonisan rumah tangga. Pertikaian dan hancurnya rumah tangga seringkali terjadi karena kita meributkan hal-hal sepele. Maka dari itu, untuk mencegahnya kita perlu sesekali memahami isi hati seorang wanita yang kita cintai itu

Dan pada akhirnya, untuk menghormati dia, seorang wanita yang kita cintai, kita perlu bersikap bijaksana. Itu semua perlu dilakukan, seperti syair dalam lagu pop… karena wanita ingin dimengerti. Itu saja. (yon's revolta)

sumber :www.dudung.net

~Snow Man Alone~ awal September 2006

freelance_corp (at) yahoo.com

Sunday, February 17, 2008

Dua Manusia Super di Jembatan Setiabudi

Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi
tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu diingatkan.

Sekedar berbagi cerita di forum orang orang super dalam keindahan hari ini :

Siang ini February 6, 2008 , tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super.
Mereka mahluk mahluk kecil , kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas
jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira
delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat
menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan
, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar
lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan
"Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan Cuma
mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.

Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapa
seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh
keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi
lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka
. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok disudut
jembatan tertabrak derai angin Jakarta . Saya melewatinya dengan lirikan
kearah dalam kantong itu , duapertiga terisi tissue putih berbalut
plastik transparan .

Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka
tengah mendapatkan pembeli seorang wanita , senyum diwajah mereka terlihat
berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta .

" Terima kasih ya mbak .semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka
, tak lama siwanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh
ribu rupiah .

" Maaf , nggak ada kembaliannya ..ada uang pas nggak mbak ? " mereka
menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan
sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah
mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.

" Oom boleh tukar uang nggak , receh sepuluh ribuan ?" suaranya
mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka . sedikit terhenyak
saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court
sebesar empat ribu rupiah .

" Nggak punya , tukas saya !" lalu tak lama siwanita berkata " ambil saja
kembaliannya , dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya kearah
ujung sebelah timur.

Anak ini terkesiap , ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya
dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang
masih tetap berhenti , lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan
uang empat ribu rupiah tadi. Siwanita kaget , setengah berteriak ia bilang "
sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !", namun mereka berkeras
mengembalikan uang tersebut. " maaf mbak , Cuma ada empat ribu , nanti
kalau lewat sini lagi saya kembalikan !" Akhirnya uang itu diterima siwanita
karena sikecil pergi meninggalkannya.

Tinggallah episode saya dan mereka , uang sepuluh ribu digenggaman saya
tentu bukan sepenuhnya milik saya . mereka menghampiri saya dan berujar " Om
, bisa tunggu ya , saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek !".

" eeh .nggak usah ..nggak usah ..biar aja ..nih !" saya kasih uang itu ke
sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni tangga
yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.

Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya , "
Nanti dulu Om , biar ditukar dulu ..sebentar "

" Nggak apa apa , itu buat kalian " Lanjut saya

" jangan ..jangan Om , itu uang om sama mbak yang tadi juga " anak itu
bersikeras

" Sudah ..saya Ikhlas , mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha
membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari keujung jembatan
berteriak memanggil temannya untuk segera cepat , secepat kilat juga ia
meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya.

" Ini deh om , kalau kelamaan , maaf .." ia memberi saya delapan pack
tissue

" Buat apa ?" saya terbengong

" Habis teman saya lama sih Om , maaf , tukar pakai tissue aja dulu " walau
dikembalikan ia tetap menolak .

Saya tatap wajahnya , perasaan bersalah muncul pada rona mukanya . Saya
kalah set , ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya .
Beberapa saat saya mematung di sana , sampai sikecil telah kembali dengan
genggaman uang receh sepuluh ribu , dan mengambil tissue dari tangan saya
serta memberikan uang empat ribu rupiah.

"Terima kasih Om , !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup sayup
terdengar percakapan " Duit mbak tadi gimana ..? " suara kecil yang lain
menyahut " lu hafal kan orangnya , kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin
..." percakapan itu sayup sayup menghilang , saya terhenyak dan kembali
kekantor dengan seribu perasaan.

Tuhan ..Hari ini saya belajar dari dua manusia super , kekuatan kepribadian
mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh , mereka berbalut baju lusuh
tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra , mereka tahu hak mereka dan hak
orang lain , mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang Tissue .
Dua anak kecil yang bahkan belum baligh , memiliki kemuliaan diumur mereka
yang begitu belia.

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO

Engkau hanya semulia yang kau kerjakan.

Sumber : MT

Monday, February 11, 2008

Kata-kata Bijak dari CEO Kelas Dunia

Kata-kata Bijak dari CEO Kelas Dunia


Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.

Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan.

Frederick Smith,
Pendiri Federal Express
**************************

Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat.

Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" diantara pujian.

May Kay Ash,
Pendiri Kosmetik Mary Kay
**************************

Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannnya.
Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, Tanpa inspirasi.... kita akan binasa.

Walt Disney,
Pendiri Walt Disney Corporation
**************************

Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk.

P.T. Barnum,
Anggota Pendiri Sirkus Barnum & Bailey
**************************

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di
tangan orang banyak.

John Naisbitt,
Pemimpin Umum Naisbitt Group
**************************

Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat.
Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.
Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

Thomas A. Edison,
Penemu dan Pendiri Edison Electric Light Company
**************************

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu
tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.

Alexander Graham Bell,
Penemu dan Mantan Presiden National Geographic Society
**************************

Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan Anda.
Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan pernah hilang.

Gordon Van Sauter,
Mantan Presiden CBS News
**************************

Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang,
kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.

Charles "Tremendeous" Jones,
Presiden Life Management Services, Inc.
**************************

Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan ...

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik.

Baron Pierre de Coubertin,
Pendiri & Presiden pertama Komite Olimpiade
International
**************************
Kebahagiaan biasanya merupakan hasil dari sebuah pengorbanan.

Sebelum tidur, bertanyalah, kebaikan apa yang sudah kulakukan hari ini ?

sumber : anonim

Saturday, February 9, 2008

Doa Seorang Suami

Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin memberinya pelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."

Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang
telah berubah wujud menjadi istri tersebut terbangun dan cepat-cepat ke dapur menyiapkan sarapan. Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap ke sekolah.

Kemudian ia mengumpulkan dan memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci. Setelah suami dan anak pertamanya berangkat, ia mengantar anaknya yang kecil ke sekolah taman kanak-kanak. Pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar
untuk belanja. Sesampainya di rumah, setelah menolong anaknya ganti baju, ia
menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan siang.

Selesai memasak, ia mencuci piring-piring bekas makan pagi dan peralatan yang tela h dipakai memasak. Begitu anaknya yang pertama pulang, ia makan siang bersama kedua anaknya. Tiba-tiba ia teringat ini hari terakhir membayar listrik dan telepon. Disuruhnya kedua anaknya untuk tidur siang dan cepat-cepat ia pergi ke bank terdekat untuk membayar tagihan tersebut.

Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton televisi. Sore harinya ia menyiram tanaman di halaman, kemudian memandikan anak-anak. Setelah itu
membantu mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia sangat kelelahan dan tidur terlelap. Tentu masih banyak pekerjaan-pekerjaan kecil lainnya yang belum dikerjakan. Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. Sekali lagi ia berdoa, "Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku tak kuat lagi menjalani peran sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi." Tuhan menjawab: "Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang hamil."

sumber : anonim

Friday, February 8, 2008

Kumpulan Do'a

Do'a Keluarga Maslahah


Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS. Ibr�h�m: 41-42).

Penjelasan:
Doa diatas baik sekali dibaca dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan keluarga kita serta turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada Allah Swt., khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan.
Dalam Al-Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim a.s., ketika ia baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota tentram, aman dan anak turunannaya diselematkan dari menyembah berhala. Lebih detail tentang kisah nabi ibrahim bisa dilihat dalam Al-Ouran Surah Ib�h�m ayat 35-42. Posted by Picasa

Do'a Kelapangan hati


Artinya: "Ya Tuhan, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku." (QS. Th�ha: 27)

Penjelasan:
Doa di atas balk sekali dibaca ketika menghadapi kezhaliman seseorang, kelompok, dan penguasa. Juga dibaca agar mendapatkan kelancaran, kemudahan dalam berdakwah. Doa ini pula yang sering dibaca oleh para mubaligh.
Al-Quran mengisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Musa a.s. ketika mendapat perintah dari Allah Swt. agar menyampaikan risalah kepada Fir'aun. Dan akhirnya Allah Swt. mengabulkan permintaan Nabi Musa a.s., bisa dilihat dalam Al-Quran Surah Al-kahfi dari ayat 24-36

Do'a Mohon Jodoh dan Keturunan yang Baik



Artinya: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidupku seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik." (QS. Al-Anbiy�i': 89).



Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Pendengar doa." (QS. �li 'Imr�n: 38).

Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca oleh orang-orang yang belum mempunyai keturunan dan pasangan hidup. Juga baik sekali dibaca oleh setiap muslim agar diberi keturunan yang shalih.
Kedua ayat diatas merupakan doanya Nabi Zakariya a.s. agar diberi keturunan sebagai pelenjut perjuangannya menegakkan agama Allah. Kisah Nabi Zakaria bisa dilihat dalam Al-Our'an Surah Al-Anbiy�' ayat, 89-90; �li-'Imr�n, 38-41

Do'a Mohon Kemuliaan



Artinya: "Ya Tuhan kami, jauhkanlah adzab Jahanam dari kami, Sungguh 'adzab itu adalah kebinasaan yang kekal." (QS. Al-Furq�n: 65).



Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furq�n: 74).

Penjelasan:
Dalam Al-Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh orang-orang yang senantiasa memuji dan menyucikannya. Mereka senantiasa berpegang teguh pada etika Islam, beramal shalih, memperbanyak dzikir dan doa dalam segala kesempatan.

sumber : Fahad (friend)

Sang Begawan Ki Ageng Wiraswasta



Alkisah, pada suatu hari terjadilah pertemuan antara
Sang Begawan Ki
Ageng Wiraswasta dengan
Sang Satria Wirausaha. Pertemuan tesebut
dilakukan di suatu tempat yang sunyi dan dirahasiakan, karena
Sang
Satria menginginkan pembicarakan itu betul-betul dapat memberikan
kejelasan tentang suatu hal yang selama ini mengganjal di benaknya.

SANG SATRIA : Wahai Sang Begawan yang bijaksana. Ku mohon berilah
penjelasan pada ku, makna apa sesungguhnya yang terkandung dalam
dunia kewirausahaan? Apakah "wirausaha" itu sebuah profesi, ataukah
ia sejenis ilmu pengetahuan? Atau hanya sebuah wacana tentang
semangat kehidupan?

SANG BEGAWAN: Sang Satria yang gagah perkasa. Memang sebenarnyalah
kewirausahaan itu dapat dilihat dari beberapa sudut pandang. Di satu
sisi kewirausahaan dapat dipandang sebagai sebuah profesi, di lain
sisi ia juga bisa dipandang sebagai sebuah wacana tentang semangat
kehidupan. Orang-orang terpelajar memasukkannya sebagai suatu bidang
keilmuan, dan bahkan sebagian orang tertentu menganggapnya sebagai
seni.

SANG SATRIA: Dapatkah engkau menjelaskannya satu per satu pada ku
wahai,
Sang Begawan? Dari masing-masing sudut pandang itu, yang
manakah yang dapat dianggap paling bernilai?

SANG BEGAWAN: Pada tingkatan awam, kebanyakan orang menganggap
bahwa wirausaha itu semata-mata sebuah profesi. Oleh sebab itu,
kata "wirausahawan" menjadi sebuah istilah yang membedakan orang yang
menuntut penghidupan melalui usaha mandiri, terhadap mereka yang
bekerja dan digaji oleh orang lain. Kalau kita bicara dari sudut
nilai (value), maka sudut pandang ini adalah yang terendah nilainya.
Kenapa? Karena di sini kewirausahaan hanya dipandang sebagai sebuah
sarana untuk mempertahankan hidup (survival) dan mencari nafkah
semata. Sudah tentu sifatnya sangat egoistik, mementingkan diri
sendiri. Maklum, di taraf awal memang orang harus memikirkan
kelangsungan hidupnya sendiri lebih dahulu, bukan? Namun, pada
kebanyakan kasus, mereka yang sudah mapan secara ekonomi, tetap saja
berpandangan egoistik karena berpegang pada pengertian bahwa
wirausaha itu adalah sebuah profesi. Akhirnya, mereka tetap dalam
alur pikiran untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, yaitu kalau
kebutuhan hidup mereka pribadi sudah terpenuhi, maka pada gilirannya
mereka harus pula memenuhi kebutuhan sanak keluarganya, saudara-
saudara serta keturunannya mulai dari anak, cucu, cicit begitu
seterusnya sampai kalau mungkin, 7 turunan. Tentu engkau tahu
tentang hal ini dan banyak contohnya.

SANG SATRIA: Benar sang Begawan. Banyak sekali contohnya. Mereka
mengira dengan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, bersenang-
senang dan berhura-hura seanak-cucu, mereka telah menunjukkan kepada
umum sebuah prestasi besar, yang menurut mereka sudah sepantasnya
mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka ingin orang banyak tahu
bahwa mereka telah berhasil mencapai suatu keadaan yang seaman-
amannya dari bahaya kelaparan, kemiskinan dan kebangkrutan,
sebagaimana yang masih harus dihadapi oleh orang banyak itu sendiri.
Lalu bagaimana pula dengan sudut pandang yang menganggap wirausaha
sebagai ilmu?

SANG BEGAWAN: Mereka yang menganggap wirausaha sebagai ilmu,
sesungguhnya tidak berwirausaha. Mereka hanya menganalisa.
Kebanyakan ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini, dimulai dari
sebuah analisis tentang suatu fenomena. Sesuatu tejadi lebih dahulu,
baru dipelajari lalu timbullah suatu ilmu pengetahuan baru. Semakin
lama, semakin banyak ilmu baru ditemukan. Ilmu ekonomi ditemukan
setelah orang mengenal ilmu matematika lebih dulu. Ilmu pengetahuan
tentang bisnis lebih baru lagi. Demikian juga dengan kewirausahaan.
Kalau kewirausahaan dibakukan menjadi sebuah ilmu, itu sah-sah saja.
Sayangnya, seperti juga ilmu-ilmu non eksakta lainnya, kewirausahaan
bersifat dinamis. Ia selalu berubah, teori tempo dulu dibantah oleh
teori hari ini. Teori hari ini dibantah lagi oleh teori esok hari
demikian seterusnya. Mempelajari ilmu kewirausahaan, sama saja
dengan mengejar bayangan. Itu juga yang terjadi dengan ilmu
manajemen. Pernahkah engkau mendengar tentang pakar manajemen yang
akhirnya kebingungan dengan karakter ilmu manajemen itu sendiri?
Seorang usahawan yang mempelajari kewirausahaan sebagaimana
mempelajari rumus-rumus matematika, akan menemui kekonyolan yang sia-
sia ketika menerapkannya di dunia bisnis yang nyata. Bagi seorang
wirausahawan, mempelajari teori-teori itu bagus. Tapi, ia tidak akan
terikat oleh sebuah teori pun, sepak terjangnya murni dan bebas.
Teori bisa saja ia pakai di satu saat, di lain waktu teori itu dia
modifikasi, dan pada kesempatan lain teori yang sama ia buang ke
tempat sampah untuk kemudian melakukan sepak terjang yang kontra-
teori. Bagi seorang wirausahawan sukses, apa yang telah diperbuatnya
di masa lalu, bisa saja dijadikan teori oleh orang lain. Padahal di
saat sekarang, ia telah melakukan sesuatu yang bertentangan dengan
apa yang telah dijadikan teori oleh orang lain. Dapatkah engkau
menangkap apa yang kusampaikan ini, wahai
Sang Satria?

SANG SATRIA: Aku mengerti, Sang Begawan. Dan apa pula maknanya
jika ada usahawan-usahawan tertentu menganggap kewirausahaan itu
sebagai seni?

SANG BEGAWAN: Seni itu berintikan keindahan. Jarang sekali orang
yang dapat merasakan keindahan di kala ia sedang sengsara. Oleh
sebab itu, kebanyakan orang yang merasakan kewirausahaan itu sebagai
sebuah seni, adalah mereka yang telah sukses secara ekonomi. Mereka
merasakan keindahan saat mereka berhasil menyelesaikan suatu
pekerjaan besar. Lebih indah lagi sewaktu mereka menghitung uang
yang berkelimpahan setelah pekerjaan itu dibayar. Beberapa pengusaha
merasakan keindahan saat mereka berhasil membangun perusahaan-
perusahan baru, baik murni milik sendiri mau pun mencaplok perusahaan-
perusahaan milik orang lain. Namun, jangan salah! Tidak semua
begitu. Sebagian pengusaha ada juga yang merasakan keindahan saat
mereka ada dalam saat-saat kritis. Mereka bergairah di kala
perusahaannya ada dalam kesulitan, dikejar target, dijepit dead-line
dan lain-lain masalah. Mereka berjiwa petualang yang tidak suka
berdiam lama-lama dalam kondisi adem-ayem-tentrem. Mereka menyukai
tantangan, makin keras tantangannya makin gairahlah mereka.
SANG SATRIA: Jadi apakah sang Begawan hendak mengatakan bahwa
pengusaha-pengusaha jenis itulah yang memiliki nilai kewirausahaan
terbaik?

SANG BEGAWAN: Tidak juga. Mereka menikmati seni dan keindahan itu
adalah untuk diri mereka sendiri. Apa yang mereka rasakan hanya
mereka sendiri yang dapat menikmatinya. Orang lain tidak. Nah,
sepanjang sepak terjang berikut kesenangan dan kenikmatan yang
diperoleh seorang pengusaha itu masih ditujukan untuk kesenangan diri
sendiri, maka ia tidak bisa dikategorikan sebagai pengusaha yang
memiliki nilai kewirausahaan (entrepreneurship value) yang baik.
SANG SATRIA: Kalau demikian, tolong jelaskan sudut pandang seperti
apa yang bisa kita kategorikan sebagai sikap kewirausahaan yang
ideal, ya
Sang Begawan?

SANG BEGAWAN: Baik Sang Satria. Menurutku, satu-satunya sudut
pandang yang perlu dimiliki oleh setiap orang yang berkecimpung di
dunia wirausaha, adalah sudut pandang kepemimpinan. Sudut pandang
yang melihat dunia kewirausahaan sebagai wahana kepemimpinan. Bukan
semata-mata wahana perebutan uang, harta benda serta simbol-simbol
kekayaan yang materialistis. Orang seperti ini akan memulai usahanya
dengan cakupan visi yang luas, bukan saja meliputi diri dan keluarga,
tapi juga masyarakat sekitar. Beberapa tokoh bisnis bahkan memulai
kiprahnya dengan visi kebangsaan, yang terpicu setelah melihat
kemiskinan dan kesengsaraan rakyat di masing-masing negerinya.
Faktor keunggulan dari wirausahawan seperti ini adalah jelas mereka
jauh dari sifat-sifat egoistik. Mereka bahkan mendahulukan
kepentingan orang lain katimbang kepentingan diri sendiri. Oleh
karenanya, merekalah yang pantas menyandang nilai-nilai kewirausahaan
tertinggi. Di dalam visi mereka otomatis sudah termasuk faktor
spirit, di mana untuk menjadi wirausahawan yang mengayomi banyak
orang, tentu diperlukan semangat kewirausahaan yang tinggi. Termasuk
pula unsur sikap mental atau attitude, integritas serta
proaktivitas. Seni dan keindahan bagi mereka adalah ketika melihat
para karyawan, pemasok, pelanggan serta masyarakat sekitar tersenyum
bahagia saat menikmati karyanya. Sampai di sini, adakah engkau dapat
memahami penjelasanku, wahai Satria?

SANG SATRIA: Benar, Sang Begawan. Aku mengerti. Penjelasanmu meski
panjang lebar, tapi cukup memberi pengertian pada ku. Aku ingin
mencerna itu semua selama beberapa waktu, oleh sebab itu mungkin
lebih baik pembicaraan ini kita hentikan dulu sampai di sini, sampai
lain waktu kita bertemu pula dalam diskusi lebih lanjut. Ku mohon
engkau tidak keberatan kalau lain kali kita dapat berjumpa lagi dalam
pembahasan tentang kewirausahaan.

SANG BEGAWAN: Dengan senang hati, Sang Satria. Kita dapat bertemu
lagi di sini di lain waktu.

SANG SATRIA: Terima kasih, Sang Begawan. Semoga Tuhan memberkati
umat manusia.

Sang Satria Wirausaha dan Sang Begawan Ki Ageng Wiraswasta berpisah
dan masing-masing pulang ke tempat kediamannya.
Sang Begawan
melanjutkan meditasi, sedangkan
Sang Satria berusaha untuk mencamkan
hasil pembicaraan itu jauh ke dalam lubuk sanubarinya..(rh)

Rusman Hakim
Pengamat Kewirausahaan
Entrepreneurial Leadership Center
E-mail: rusman@...
Portal: http://www.gacerindo.com
Blog: http://rusmanhakim.blogspot.com

Welcome all my friends

Meniti hari menapaki waktu tuk hari esok yang lebih indah