Monday, April 21, 2008

Berani Menyuarakan Kebenaran


Berani Menyuarakan Kebenaran

"If people would dare to speak …, there would be a good deal less
sorrow in the world a hundred years hence. – Jika orang-orang berani
bicara …, dipastikan kesedihan di dunia ini akan berkurang bahkan
dalam seratus tahun berikutnya."
~ Samuel Butler
The Way of All Flesh

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah nyata yang
terjadi di Cina tentang kecelakaan tragis di area Tiger Taming Hill.
Kisah nyata tersebut mengungkap detik-detik sebelum kecelakaan
terjadi. Berawal ketika 3 begundal yang kejam dan bengis memaksa
seorang wanita sopir bis untuk melakukan tindak asusila.

Sementara itu sebagian besar penumpang tidak sedikit pun peduli.
Hati nurani mereka seakan tertutup rapat. Namun ada seorang pria
paruh baya yang berusaha melawan keganasan para begundal itu dengan
sekuat tenaga dan berteriak kepada rekannya sesama penumpang agar
mau menolong. Tetapi usahanya sia-sia, karena tak satupun diantara
para penumpang itu bergeming. Sehingga pria itupun terjungkal
kesakitan setelah dihajar oleh 3 begundal.

Setelah diperlakukan tidak senonoh, si sopir cantik itu justru
berubah menjadi bersikap aneh. Ia tidak menunjukkan kesedihan, namun
berlaku kasar kepada pria yang tadi berusaha menolongnya. Dengan
nada suara keras sopir wanita tersebut balik mengusir pria tadi agar
segera turun dari bis dan mengancam tidak akan mengemudikan bis bila
pria tersebut nekat bertahan.

Pria tersebut menolak pergi. Tetapi tiba-tiba beberapa penumpang
lain yang bertubuh kekar menyeret pria tersebut turun lalu
melemparkannya di jalanan tanpa belas kasihan sedikit pun. Pria
itupun tersungkur bersama tas bawaannya.

Sopir tersebut kemudian mengemudikan bis dengan kecepatan sangat
tinggi. Tak seorangpun menduga bila sopir wanita itu tiba-tiba
menghempaskan arah kemudi bis ke tebing curam. Keesokan harinya
berbagai media surat kabar mengabarkan kecelakaan tragis yang
menewaskan seluruh penumpang termasuk sang sopir cantik. Sebuah
surat kabar menyebutkan bahwa pria paruh baya itu menangis histeris
setelah membaca berita tersebut dari surat kabar.

Kita dapat melihat begitu berat menjalani peran seperti sosok pria
paruh baya yang ada dalam kejadian di atas. Upaya yang begitu keras
untuk menolong justru membuatnya dimusuhi dan dihajar habis-habisan
oleh para begundal yang kejam. Ia harus menghadapi kenyataan pahit,
karena usahanya meneriakkan moralitas kandas di tengah sikap para
penumpang yang acuh tak acuh.

Memang selalu ada risiko bila kita mencoba berbicara entah lewat
kata-kata maupun perbuatan yang berlandaskan moralitas. Tetapi
bercermin dari kisah tersebut, ternyata kita akan menanggung risiko
yang lebih buruk atas kebisuan. Mungkin kita akan semakin sering
melihat, mendengar, atau bahkan mengalami sendiri kisah tragis itu,
apabila kita tidak peduli alias membutakan mata terhadap tindak apa
pun yang mengabaikan moralitas.

Jadi jangan ragu untuk menyuarakan kebenaran. Tetapi terlebih dahulu
perbaiki diri, terutama sikap kita agar sesuai dengan nilai-nilai
moralitas. Bersikaplah waspada untuk terus memperbaiki diri, karena
perubahan itu terjadi secara perlahan tanpa kita sadari.

Sementara itu, kumpulkan keberanian sebelum menghadapi situasi yang
tidak menguntungkan. "Summon your courage, whatever it takes to get
that courage, wherever that source of courage is for you. –
Kumpulkan keberanianmu, bagaimanapun caranya dan dimanapun Anda bisa
mendapatkannya," kata Dr. Marsha Houston, dekan fakultas studi
komunikasi universitas Alabama-AS. Keberanian Anda akan semakin
besar untuk mengungkapkan ketidaksepahaman hati bila didasari
motivasi ingin menegakkan moralitas.

Kita dapat melihat bagaimana keberanian Sumidjan, seorang tokoh
penggiat gerakan anti KKN asal Bontang. "Saya prihatin dengan
keadaan bangsa ini. Kalau dibiarkan (KKN), bangsa ini akan
bangkrut," demikian ujar Sumidjan. Pria yang hanya tamatan SLTP itu
beranggapan bahwa para koruptor adalah biang keterpurukan rakyat
kecil sehingga mereka hidup terlunta-lunta. Sumidjan kerap berdemo
dan mengkritik penguasa di kota Bontang.

Motivasi Sumidjan semata-mata adalah ingin moralitas ditegakkan di
kalangan pejabat, wakil rakyat, pemerintahan maupun penegak hukum.
Tak mengherankan jika ia pantang menyerah meskipun sering menjadi
korban tindak kekerasan, diancam dan dihajar preman saat berdemo.
Pria yang sudah mendapatkan Tiga Pilar Award 2007 dari Meneg PAN
Taufik Effendi itu juga telah dilaporkan ke polisi dan divonis
penjara 3 bulan, dan rumahnya nyaris dibakar, usahanya berjualan es
campur di Bontang disabotase dan lain sebagainya. Semua itu tidak
membuatnya surut langkah, bahkan sampai saat ini ia bertambah gencar
melakukan aksi demo memprotes para koruptor yang tidak bermoral.

Jangan pula kita takut untuk menyuarakan kebenaran, selama tindakan
tersebut dilakukan untuk membela kepentingan semua orang tanpa
membeda-bedakan. "Jika Anda menjuluki seseorang secara rasis, maka
sebuah tembok akan membentengi Anda dan dirinya. – If you simply
call someone a racist, a wall goes up," ungkap Dr. K.E. Supriya,
seorang profesor ahli komunikasi di Universitas Wisconsin-Milwaukee,
dan ahli dalam aturan gender dan indentitas budaya dalam komunikasi.

Menyuarakan kebenaran adalah salah satu cara untuk memberi makna
bagi diri kita sebagai umat manusia. Namun di tengah kultur
kehidupan yang semakin individualis dan mendewakan materialisme
seperti saat ini, upaya menyuarakan kebenaran pasti mendapatkan
tantangan cukup berat. Tetapi selama kita berkomitmen untuk
memperjuangkan nilai-nilai moralitas maka suatu saat pasti kita akan
memetik hasil yang positif pula.[aho]

Sumber: Berani Menyuarakan Kebenaran oleh Andrew Ho adalah seorang
pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller.

Tuesday, April 15, 2008

Gebrakan KPK dan Konsistensi Pemberantasan Korupsi


Tak ayal lagi, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK makin populer dan harum namanya. Betapa tidak. Di bawah kepemimpinan Antasari Azhar dkk. yang sebelumnya mendapat reaksi kurang simpatik dari sejumlah kalangan, dalam beberapa bulan terakhir lembaga itu ternyata mampu mengukuhkan eksistensinya sebagai pemberantas korupsi nomor wahid di Tanah Air.



Penangkapan jaksa Urip Tri Gunawan yang menyisakan stigma bagi institusi kejaksaan, disusul penggerebekan atas diri Al Amin Nur Nasution anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PPP harus diakui telah melambungkan nama KPK, lembaga yang sedari awal dibentuk untuk mereduksi fenomena korupsi di negeri ini yang masuk kategori extra ordinary crime.


Sebelumnya, KPK di bawah Antasari juga "meneruskan" PR kasus aliran dana Bank Indonesia (BI) ke sejumlah anggota DPR. Kasus ini adalah warisan dari Taufiequrachman Ruki dkk. yang belum sempat membongkar tuntas karena keburu jabatannya harus terakhir pada Desember 2007.


Setelah sebelumnya menahan Oey Hoey Tiong (Direktur Hukum BI) dan RUsli Simanjuntak (Kepala Perwakilan BI Surabaya) sebagai tersangka, Kamis lalu giliran tersangka Gubernur BI Burhanuddin Abdullah juga ditahan. Banyak kritik terkait dengan penanganan KPK atas kasus ini, tapi lembaga itu tetap penuh percaya diri untuk jalan terus.


Memang, dari ketiga kasus tersebut, belum ada satupun yang disidangkan. Sejauh ini KPK masih sibuk melakukan penyidikan dan pemberkasan. Pada saatnya, KPK mesti melimpahkan berkas penuntutan ke Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi- institusi ad hoc yang sesuai dengan namanya memang dikhususkan untuk menyidangkan kasus dugaan korupsi yang ditangani dan diberkas oleh KPK.


Satu hal pasti, sejauh ini belum ada satupun tersangka kasus korupsi yang disidangkan pengadilan tipikor lolos dari jerat hukum. Bahkan, yang kerap terjadi, apabila terpidana korupsi mengajukan banding atau kasasi, justru mendapatkan tambahan hukuman dari pengadilan tingkat berikutnya. Atas alasan itu, mantan terpidana kasus suap KPU, Mulyana W. Kusumah, tak mengajukan banding ketika divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor.


Bisa dikatakan, para calon koruptor dan koruptor (yang belum tertangkap) sebisa mungkin menghindar dari kemungkinan ditangkap aparat KPK. Bukan apa-apa. Apabila tertangkap aparat KPK, ujungnya jelas, mereka harus digelandang ke Pengadilan Tipikor, dan peluangnya sangat tipis untuk bisa lolos dari jerat hukum.


Ini berbeda dengan pengadilan biasa reguler. Di pengadilan biasa, bukan sesuatu yang jarang terjadi tersangka korupsi lolos.


Apresiasi


Belakangan, setelah KPK di bawah kepemimpinan Antasari dkk. memperlihatkan kinerja yang cukup spektakuler, kalangan LSM seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) misalnya, memberi apresiasi khusus. Lebih dari sekadar itu, mereka tak ragu mendukung KPK agar lebih serius dan tegas dalam memberantas korupsi. Keraguan atas kapasitas Antasari perlahan-lahan surut. Seiring dengan itu, nama bekas salah satu direktur di JAM Pidum Kejagung tersebut kini juga makin populer.


Banyak pihak menilai kasus jaksa Urip dan Amin Nasution keduanya ditangkap KPK terkait dengan dugaan suap hanyalah puncak gunung es. Artinya, jauh lebih banyak kasus sejenis yang belum terungkap, dan boleh jadi melibatkan dana yang lebih besar lagi. Dengan kata lain, suap-menyuap sebagai varian atau derivasi dari modus korupsi telah memainkan peran penting dalam aneka pembuatan kebijakan guna memproteksi kelompok kepentingan tertentu.


Dalam kasus Urip misalnya, apabila KPK bisa membeberkan bukti kuat adanya kaitan pemberian uang dari Artalyta Suryani (juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan) tersebut dengan penanganan kasus BLBI oleh tim jaksa Kejagung, tentu itu menjadi skandal luar biasa dan bisa menyeret pihak lainnya, misalnya obligor BLBI.


Yang pasti, KPK mempunyai peran amat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. Di tengah kecenderungan sikap skeptis sebagian masyarakat terhadap institusi kejaksaan dan kepolisian dalam penanganan kasus korupsi, kehadiran KPK menjadi sangat penting.


Hanya, seperti yang pernah diingatkan berbagai pihak, KPK jangan diskriminatif alias tebang pilih. Konsistensi untuk tidak melakukan praktik tebang pilih tunai menentukan kepercayaan masyarakat terhadap KPK sebagai institusi pemberantas korupsi.


Dalam kasus aliran dana BI misalnya, sejauh ini yang menjadi tersangka baru dari 'komunitas' BI. Padahal, lazimnya dalam kasus suap-menyuap, selain ada yang menyuap, tentu ada pihak yang disuap. Pertanyaannya, kalau aliran dana BI ke DPR itu sebuah praktik suap-menyuap, siapa saja yang disuap?


Amin Nasution ditangkap bersama Sekda Pemkab Bintan, Kepri, Azirwan, yang diduga sebagai operator transaksi suap-menyuap. Lalu, kapan KPK menetapkan kalangan anggota (atau mantan anggota) DPR tersangka kasus aliran dana BI ?


Oleh : Tomy Sasangka (Wartawan Bisnis Indonesia)
Sumber : Bisnis Indonesia, 14 April 2008


Sunday, February 24, 2008

Kiat beli mobil bebas panik

NYAMAN DI MOBIL, NYAMAN DI DOMPET:Kiat beli mobil bebas panik

"…Gile Bo.. Seksi amat tuh …!" Teriak si Djamal dilanjutkan dengan berdecak kagum dan melotot ke satu arah. Teman-teman jalan barengnya –all the boys- langsung nyambung: "Mana..mana..??" Sambil menunjuk dan masih terus melotot, Djamal berceloteh lagi:" Itu tuh yang parkir di pojok situ .. Jauh lebih seksi dari Britney Spears!"

…..Ooo, rupanya yang dimaksud bukan wanita, tetapi sebuah mobil sport berwarna merah mányala yang `mejeng' di lokasi strategis di tempat parkir sebuah gedung di kawasan pusat distrik bisnis. Dan, asal tahu saja, all the boys yang dimaksud, bukan gank-nya anak-anak remaja, melainkan bapak-bapak yang umurnya sudah kepala 3 dan 4.

Di jaman moderen ini, mobil sering bukan lagi dianggap sebagai kendaraan saja, tetapi bagi banyak kalangan, seolah-olah telah menjadi satu pribadi dan sering dipandang sebagai simbol status. Pendeknya: You are what you drive! Di satu sisi, mungkin fenomena ini merupakan salah satu indikator `keberhasilan' iklan perusahaan otomotif. Di sisi lain, keterlibatan emosional yang terlalu berlebih dalam memilih mobil bisa berdampak negatif bagi kondisi keuangan keluarga.

Situasi ini lebih diperparah lagi dengan adanya kemudahan mendapatkan pinjaman untuk membeli mobil. Suku bunga di Indonesia sudah relatif rendah dibandingkan pada saat krisis, dan bahkan juga dibanding sebelum krisis. Saat ini, suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia) bertengger pada single digit sekitar 8% per tahun. Banyak bank menawarkan kredit mobil dengan bunga rendah bahkan bersubsidi, sebesar kurang dari 10% flat per tahun. Beberapa di antaranya bahkan menawarkan bunga 0% selama periode promosi tertentu. Karena terlalu terpengaruh impulse emosional, banyak orang melupakan sisi rasional dampak pembelian mobil. Pembelian mobil, baik secara tunai maupun kredit, membawa konsekuensi munculnya biaya lain, seperti kebutuhan biaya operasional dan perawatan selama memiliki kendaraan tersebut, serta biaya asuransi. Oleh sebab itu, perlu dipertimbangkan secara rasional apakah biaya tambahan tersebut bisa dibenarkan setelah memperhitungkan manfaat yang diperoleh.

Pertimbangan berikutnya adalah kemampuan keuangan kita: apa sudah punya cukup dana awal untuk pembelian dan dana di masa depan untuk biaya-biaya selama kepemilikan mobil? Tambahan pula, kalau anda berencana membeli dengan cara kredit, jangan lupa mempertimbangkan kemampuan keuangan keluarga anda dalam membayar cicilan.

Bila Anda memiliki duit cukup untuk membeli mobil secara tunai, belum tentu hal ini merupakan pilihan yang paling menguntungkan. Satu hal penting yang sebaiknya Anda pertimbangkan adalah tingkat suku bunga dan tingkat keuntungan investasi yang bisa Anda dapat. Bila tingkat keuntungan investasi yang bisa Anda lakukan lebih tinggi dari tingkat suku bunga kredit mobil, maka sebenarnya membeli mobil dengan tunai bisa dibilang merugi. Demikian juga sebaliknya. Contoh, Anda memiliki uang tunai sebesar Rp 150 juta dan cukup untuk membeli mobil yang Anda inginkan dengan tunai. Bila bunga kredit saat ini sekitar 10% pertahun. Anda akan lebih beruntung bila Anda menempatkan dana yang Anda miliki dalam investasi yang berisiko rendah dan memberikan tingkat suku bunga lebih tinggi dari tingkat bunga kredit. Misalkan anda memiliki bisnis yang perlu ekspansi dan akan mendatangkan keuntungan sekitar 25% per tahun. Uang Rp 150 juta tersebut lebih baik digunakan untuk investasi bisnis dan anda
membeli mobil dengan kredit. Dengan begitu Anda mendapatkan keuntungan dari selisih imbal hasil investasi dengan bunga kredit, yaitu sekitar 15% per tahunnya.

Bila Anda memutuskan untuk membeli dengan cara kredit, minimal ada tiga faktor yang harus dipertimbangkan untuk melangkah lebih lanjut. Pertama, Pilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Memilih jenis mobil yang dibutuhkan -bukan hanya diinginkan- merupakan langkah awal yang harus dipikirkan dan disetujui bersama. Setiap individu dalam keluarga bisa memiliki kriteria yang berbeda-beda, atau prioritas / preferensi berbeda terhadap kriteria yang sama. Contoh kriteria misalnya: harga maksimum, jenis kendaraan (sedan, minibus, jip, minivan, dan lain-lain), kapasitas tempat duduk, efisiensi bahan bakar, jenis bahan bakar (solar, premium, pertamax, atau pertamax plus), kemudahan ketersediaan suku cadang, harga suku cadang, kemudahan menjual kembali, besar penurunan harga jual kembali, ketersediaan garansi, ketersediaan bengkel resmi, dan lain- lain. Perlu diperiksa apakah kriteria itu memang merupakan kebutuhan dan harus ada (must have) atau sekadar keinginan dan tidak wajib ada (nice to have). Sebaiknya pilihan ini didiskusikan bersama dengan anggota keluarga lainnya. Dengan demikian, keputusan pembelian mobil akan menjadi keputusan bersama sehingga menyenangkan semua anggota keluarga.

Kedua, Bandingkan harga dari beberapa sumber. Setelah anda memutuskan jenis mobil yang diinginkan, maka langkah berikutnya adalah mencari tahu berapa harga terbaik yang ditawarkan. Untuk perbandingan ini, diperlukan pengumpulan informasi dengan menanyakan ke beberapa dealer yang mengeluarkan jenis mobil yang Anda inginkan. Iklan baris, brosur, dan telepon merupakan sarana yang penting digunakan untuk tujuan ini. Perlu juga diperiksa harga yang ditawarkan mencakup apa saja. Ada dealer yang memberikan harga off-the-road, ada pula yang on-the road. Harga off-the-road belum termasuk macam-macam biaya administrasi dan pajak. Harga yang berbeda bisa juga karena perbedaan fitur yang ditawarkan. Ada fitur yang bisa esensial bagi banyak orang, misalnya adanya AC, radio, tape / CD player, dan lain- lain. Ada pula fitur yang hanya sekadar pernik-pernik, misalnya tambahan variasi bumper belakang, bentuk lampu, velg racing, dan lain-lain. Logisnya, kita harus memprioritaskan fitur yang esensial. Fitur yang non-esensial seringkali dapat kita minta untuk bonus pembelian.

Ketiga, Siapkan DP dan cicilan bulanan sesuai dengan kemampuan keuangan. Pembelian mobil dengan kredit memerlukan uang muka atau down payment. Besar uang muka ini pada umumnya berkisar antara 20- 30% dari harga mobil. Contoh saja, bila harga mobil yang Anda inginkan Rp 200 juta maka diperlukan dana sekitar 40-60 juta sebagai uang muka. Keperluan ini belum termasuk biaya administrasi, asuransi, dan biaya-biaya lainnya. Pertimbangan selanjutnya bisa dilihat di box "Tips Membeli Mobil dengan KPM." Hey boys (well…actually men), grow up. We are much more than what we drive!

Tips Membeli Mobil dengan KPM

  1. Tentukan jenis mobil yang dibutuhkan.
  2. Tentukan harga mobil maksimum sesuai kemampuan keuangan keluarga.
  3. Siapkan uang muka yang dibutuhkan (sekitar 30% dari nilai mobil).
  4. Tentukan jangka waktu kredit dan besarnya cicilan bulanan yang sanggup Anda bayar dalam jangka panjang
  5. Cari tahu institusi yang memberikan kredit sejumlah yang anda inginkan dengan suku bunga terendah.
  6. Periksa syarat-syarat pelengkap.
  7. Siapkan berkas-berkas dokumen pendukung yang dibutuhkan
    (fotokopi KTP, slip gaji, laporan rekening tabungan bulanan, dan
    lain-lain).
  8. Cari mobil sesuai yang diputuskan semula dengan harga paling kompetitif
  9. Ajukan permohonan kredit
  10. Tanda tangani kontrak kredit dengan institusi yang mengeluarkan KPM
  11. Sisihkan pendapatan bulanan sesuai yang direncanakan untuk pembayaran KPM
  12. Rawat mobil Anda secara teratur dan jaga hubungan baik
    dengan kreditur

Sumber: Roy Sembel, dkk. 2003. Smart Saving and Borrowing for Ordinary Family. Elex Media Komputindo, Jakarta.

Friday, February 22, 2008

Koleksi Photo Kebesaran Alloh SWT (update)

Koleksi Photo Kebesaran Alloh SWT (update)
dari berbagai sumber
www.dudung.net

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa
sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
[QS. Al- Fushshilat]

Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit demi sedikit dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan pada koleksi di bawah ini, silahkan beri komentar anda !. Mohon bersabar apabila agak lambat, karena fotonya ditampilkan semuanya.. :)

Gambar lainnya bisa dilihat di http://www.islamcan.com/miracles/index.shtml


LEBAH YANG MENULIS "ALLAHU"
(Those who are familiar with Arabic will easily be able to identify what this beehive spells - "Allahu")


Akan terlihat dengan jelas lafal "Allah" pada batu permata tersebut bila disinari dengan cahaya


Mawar Merah di Angkasa
"Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak"
(Ar-Rahman: 37)

Gambar di atas adalah gambar ledakan bintang di angkasa yang diperoleh NASA dengan Teleskop yang sangat canggih.
Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas



POHON YANG SEDANG RUKU

This is a recently discovered phenomenon in a forest near Sidney. As you can see, the bottom half of the tree trunk is bowed in such a way that it resembles a person in a posture of Islamic prayer - the 'ruku'. Looking closer you can see the 'hands' resting on the knees. the most amazing thing is that the 'man' is directly facing the Kaaba, Mecca which is the direction Muslims all over the world face when in prayer.


Sesungguhnya ALLAH Maha berkuasa dan dapat menjadikan apa saja yang pernah ataupun tidak pernah terfikir oleh manusia.Ini merupakan keajaiban alam ciptaan ALLAH.


THE FISH TESTIFIES THE PROPHET (S.A.W)
The story of the fish began when Mr. Goerge Wehbi, a Christian Lebanese, was practicing his fishing hobby, in Dakar Senegal (the Capital of West Africa). He caught many fish. When the went home his wife saw among them a strange fish about 50cm length, with some arabic writing on it. He took it to Sheikh al-Zein, who read clearly what was writen in a natural way. That could not be done by a human being, but rather a Godly Creation which the fish was born with. He read "God's Servant" on its belly and "Muhammad" near its head, and "His Messenger" on its tail


LAA ILAA HA ILLALLAH WRITEN IN BRANCHES
One brother on Germany wrote and sent this photo. "The branches clearly say in Arabic that- There is no god but Allah. This is said to be a scene on a piece of cultivated farmland in Germany. Many Germans have been said to have embraced Islam upon seeing this miraculous sight and that the German government put steel fences around the part of the farm to prevent people from visiting and witnessing this miraculous site"

Lapadz "Alloh" yang terbentuk di telingan seorang bayi

Awan yang membentuk Lapadz "Alloh", kejadian ini diabadikan oleh seseorang di Mekkah

MEKKAH BERKILAU --Ini adalah hasil pencitraan dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang 'diintai' oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan. Terlihat di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara bangunan di sekitarnya tampak lebih gelap. Subhanallah. (NASA Astronomy Picture of The Day) (sumber : http://www.spaceimaging.com/gallery/ioweek/archive/01-12-09/index.htm)


MOSQUE STILL STANDS AFTER EARTQUAKE IN TURKEY
A mosque still stands amidst the rubble of collapsed buildings in this aerial view of a neigborhood in the western Turkish town of Golcuk, 60 miles east of Istanbul, August 19, 1999. The death toll from western Turkey's worst recorded eartquake surpassed 6,000, as hope waned of finding any of the thousands still missing under the mountains of rubble.




Menurut pemiliknya kalau dilihat dari dekat Gambar di atas
menunjukkan kalimah "Lailahaillah" terbentuk pada seekor ikan

sumber asli bisa dilihat di sini

Karena Wanita Ingin Dimengerti

Pernah-pernik kisah kehidupan berumah tangga kadang membuat saya sedih, tapi banyak juga yang membuat saja tersenyum ketika membaca atau mendengarnya. Seperti Ibu saya. Pernah suatu ketika ayah saya sedikit marah kepada Ibu saya. Ibu saya tak mau berkomentar atau membalas dengan kemarahan serupa. Hanya saja, langsung masuk ke kamar dan menangis sejadinya. Kalau sudah begitu, ayah saya luluh juga, kemudian minta maaf karena mungkin telah berlaku kasar atau marah yang kadang hanya karena persoalan sepele saja. Untuk mereka berdua, salam cinta, semoga dirumah baik-baik saja

Ada cerita dari dosen dan juga "guru mengaji " saya. Suatu ketika istrinya bepergian untuk urusan tertentu dan sang suaminya belum berkesempatan menemani karena alasan kesibukan. Perjalanan cukup jauh dan melelahkan. Dalam kondisi seperti itu, istrinya ingin sekali mendapatkan hiburan dari suaminya. Yah, sebuah SMS menanyakan kabarnya cukuplah. Tapi itu tidak dilakukan oleh suaminya. Dan tentu saja, istrinya bete. "Suamiku tega sekali, nggak khawatir apa dengan diriku" begitu kira-kira.

Setelah urusan selesai, pulanglah sang istri ke rumah. Mengucapkan salam lantas masuk kerumahnya. Apa yang terjadi, ternyata suaminya biasa saja. Tak mengekspresikan rasa kangennya kepada istrinya. Dan bagi istrinya, ibarat sebuah pertandingan, itu merupakan pukulan telak, kecewa..kecewa. Awalnya suaminya cuek saja. Tapi pada akhirnya dia menyadari bahwa sikapnya kurang benar. Ya, setidaknya membukakan pintu dan tersenyum sambil basa-basi menanyakan apakah perjalanannya baik-baik saja itu cukup. Tapi sayang, hal itu tak dilakukannya. Dia baru sadar ketika melihat gelagat istrinya yang lagi benar-benar BT alias butuh tatih tayang….

Ada juga kisah imajinatif yang inspiratif….tentang ayam dan bebek.

Suatu ketika sepasang pengantin baru berjalan-jalan menikmati indahnya perkampungan yang masih belum tersentuh bising dan aroma kota. Ketika mereka bercanda, tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan "Kuek.kuek..kuek"

"Dengar sayang, ada ayam" kata istrinya

"bukan..bukan, itu suara bebek" kata suaminya.

"nggak, itu suara ayam" istrinya bersikeras.

"istriku..itu suara bebek, suara ayam itu bunyinya kukururyuuuuk, kalau bebek itu ya kuek..kuek..kuek, nah itu bebek sayang, bukan ayam "kata suaminya mencoba menjelaskan.

"Nggak, aku yakin itu suara ayam" kata istrinya

"Sayang, itu bebek, kamu ini..kamuuuuuuuu" suaminya agak kesal

seketika itu basahlah pipi istrinya, dia menangis sambil tersendu tapi tetap berkata.

"Aku yakin itu ayam, bukan bebek" masih kata istrinya.

Kemudian sang suami sadar tak mau ribut lagi dan berkata.

"Ya kamu benar sayang, itu suara ayam" kata suaminya bersamaan dengan suara dari kejauhan ..kuek..kuek..kuek..

Kadang seorang suami memang perlu bersikap demikian. Untuk sesuatu yang kecil dan sepele tak perlu terlalu diributkan. Yang terpenting adalah membangun keharmonisan rumah tangga. Pertikaian dan hancurnya rumah tangga seringkali terjadi karena kita meributkan hal-hal sepele. Maka dari itu, untuk mencegahnya kita perlu sesekali memahami isi hati seorang wanita yang kita cintai itu

Dan pada akhirnya, untuk menghormati dia, seorang wanita yang kita cintai, kita perlu bersikap bijaksana. Itu semua perlu dilakukan, seperti syair dalam lagu pop… karena wanita ingin dimengerti. Itu saja. (yon's revolta)

sumber :www.dudung.net

~Snow Man Alone~ awal September 2006

freelance_corp (at) yahoo.com

Sunday, February 17, 2008

Dua Manusia Super di Jembatan Setiabudi

Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi
tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu diingatkan.

Sekedar berbagi cerita di forum orang orang super dalam keindahan hari ini :

Siang ini February 6, 2008 , tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super.
Mereka mahluk mahluk kecil , kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas
jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira
delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat
menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan
, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar
lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan
"Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan Cuma
mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.

Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapa
seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh
keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi
lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka
. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok disudut
jembatan tertabrak derai angin Jakarta . Saya melewatinya dengan lirikan
kearah dalam kantong itu , duapertiga terisi tissue putih berbalut
plastik transparan .

Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka
tengah mendapatkan pembeli seorang wanita , senyum diwajah mereka terlihat
berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta .

" Terima kasih ya mbak .semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka
, tak lama siwanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh
ribu rupiah .

" Maaf , nggak ada kembaliannya ..ada uang pas nggak mbak ? " mereka
menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan
sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah
mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.

" Oom boleh tukar uang nggak , receh sepuluh ribuan ?" suaranya
mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka . sedikit terhenyak
saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court
sebesar empat ribu rupiah .

" Nggak punya , tukas saya !" lalu tak lama siwanita berkata " ambil saja
kembaliannya , dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya kearah
ujung sebelah timur.

Anak ini terkesiap , ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya
dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang
masih tetap berhenti , lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan
uang empat ribu rupiah tadi. Siwanita kaget , setengah berteriak ia bilang "
sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !", namun mereka berkeras
mengembalikan uang tersebut. " maaf mbak , Cuma ada empat ribu , nanti
kalau lewat sini lagi saya kembalikan !" Akhirnya uang itu diterima siwanita
karena sikecil pergi meninggalkannya.

Tinggallah episode saya dan mereka , uang sepuluh ribu digenggaman saya
tentu bukan sepenuhnya milik saya . mereka menghampiri saya dan berujar " Om
, bisa tunggu ya , saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek !".

" eeh .nggak usah ..nggak usah ..biar aja ..nih !" saya kasih uang itu ke
sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni tangga
yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.

Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya , "
Nanti dulu Om , biar ditukar dulu ..sebentar "

" Nggak apa apa , itu buat kalian " Lanjut saya

" jangan ..jangan Om , itu uang om sama mbak yang tadi juga " anak itu
bersikeras

" Sudah ..saya Ikhlas , mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha
membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari keujung jembatan
berteriak memanggil temannya untuk segera cepat , secepat kilat juga ia
meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya.

" Ini deh om , kalau kelamaan , maaf .." ia memberi saya delapan pack
tissue

" Buat apa ?" saya terbengong

" Habis teman saya lama sih Om , maaf , tukar pakai tissue aja dulu " walau
dikembalikan ia tetap menolak .

Saya tatap wajahnya , perasaan bersalah muncul pada rona mukanya . Saya
kalah set , ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya .
Beberapa saat saya mematung di sana , sampai sikecil telah kembali dengan
genggaman uang receh sepuluh ribu , dan mengambil tissue dari tangan saya
serta memberikan uang empat ribu rupiah.

"Terima kasih Om , !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup sayup
terdengar percakapan " Duit mbak tadi gimana ..? " suara kecil yang lain
menyahut " lu hafal kan orangnya , kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin
..." percakapan itu sayup sayup menghilang , saya terhenyak dan kembali
kekantor dengan seribu perasaan.

Tuhan ..Hari ini saya belajar dari dua manusia super , kekuatan kepribadian
mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh , mereka berbalut baju lusuh
tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra , mereka tahu hak mereka dan hak
orang lain , mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang Tissue .
Dua anak kecil yang bahkan belum baligh , memiliki kemuliaan diumur mereka
yang begitu belia.

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO

Engkau hanya semulia yang kau kerjakan.

Sumber : MT

Monday, February 11, 2008

Kata-kata Bijak dari CEO Kelas Dunia

Kata-kata Bijak dari CEO Kelas Dunia


Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.

Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan.

Frederick Smith,
Pendiri Federal Express
**************************

Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat.

Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" diantara pujian.

May Kay Ash,
Pendiri Kosmetik Mary Kay
**************************

Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannnya.
Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, Tanpa inspirasi.... kita akan binasa.

Walt Disney,
Pendiri Walt Disney Corporation
**************************

Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk.

P.T. Barnum,
Anggota Pendiri Sirkus Barnum & Bailey
**************************

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di
tangan orang banyak.

John Naisbitt,
Pemimpin Umum Naisbitt Group
**************************

Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat.
Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.
Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

Thomas A. Edison,
Penemu dan Pendiri Edison Electric Light Company
**************************

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu
tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.

Alexander Graham Bell,
Penemu dan Mantan Presiden National Geographic Society
**************************

Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan Anda.
Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan pernah hilang.

Gordon Van Sauter,
Mantan Presiden CBS News
**************************

Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang,
kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.

Charles "Tremendeous" Jones,
Presiden Life Management Services, Inc.
**************************

Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan ...

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik.

Baron Pierre de Coubertin,
Pendiri & Presiden pertama Komite Olimpiade
International
**************************
Kebahagiaan biasanya merupakan hasil dari sebuah pengorbanan.

Sebelum tidur, bertanyalah, kebaikan apa yang sudah kulakukan hari ini ?

sumber : anonim